Face Book

Selamat sore Teman, hari ini saya sibuk surfing di Face Book, sebuah situs jejaring sosial sejenis friendster dan multiply. cuma kalo yang ini lebih unik dan bukan blog, saya belom ngeh apa istilah yang tepat untuknya, karena ada fungsi wall to wall (semacam guest book) yang realtime dan menunjukan situasi kita dan teman kita. lumayan asyik, grupnya juga banyak. saya anjurkan sekali-kali teman berkunjung ke sana barangkali aja tertarik dan ikut bergabung. He …. He …. (Jadi Promosi Ya?)

Cerita hari ini tentang keponakan tetangga saya yang baru duduk di kelas 1 SMA dan sedang senang-senangnya terhadap ilmu komputer (jadi inget dulu sama diri sendiri, cuma sayang dulu angkatan saya fasilitasnya masih terbatas…..)kesehariannya banyak dihabiskan surfing di Warnet dan maen PC Games. satu waktu ketika dia sedang nongkrong diwarung, saya datang dengan maksud utk membeli rokok (pecandu berat nich) tiba-tiba dia menyapa saya dan bertanya ” A, katanya jago komputer ya? ajarin Oki dong …..”. sebuah permintaan yang lugu, dulu saya juga sering berbuat seperti itu kalo pengen bisa sesuatu sama orang lain. saya menjawab, “enggak, A Tatang mah gak jago cuma bisa sedikit karena biasa kerja pake komputer. Emang Oki mau belajar apa?”.
“Oki pengen bisa bikin program komputer A…” jawabnya lugu.
” A Tatang mah gak bisa Programming De’ cuma bisa ngetik doang, kalo De Oki mo belajar, Otodidak aja gimana? kebetulan A Tatang punya banyak e-booknya. nanti De’ Oki kursus aja kalo mo serius sambil banyak belajar sama orang lain yang lebih pintar di Internet, nanti A Tatang kasih deh Alamat websitenya bwt Refferensinya, gimana?”.
“wah, boleh tuh A.., Oki Mau”.
selanjutnya saya kasih tuh Anak materi dasar programming yang saya dapet dari Internet (Yang saya sama sekali belom kuasai, He…He…)kebanyakan materi tentang C++, karena berdasarkan Referensi, bahasa Pemrograman ini bagus bwt pemula dan Fleksibel ke bahasa Pemrograman Modern sekarang.
saya melihat sebuah semangat, bakat dan energi yang positif dari seorang “Oki” yang andai saja berada di tempat yang memiliki lingkungan dan Fasilitas yang mendukung, barangkali dia bisa jadi bibit atau calon ahli TI kita di masa mendatang.
selama ini, saya melihat bahwa penguasaan TI masih berada di lingkungan masyarakat “The Haves” yang nota bene mampu dan memiliki fasilitas untuk itu.
Yah mudah-mudahan saja dari wilayah pinggiran seperti ini juga bisa hadir ahli -ahli TI yang akan ikut membangun bangsa ini ke arah yang lebih baik, terutama dalam bidang Teknologi Informasi, yang penting ada kemauan dan bergaul dengan orang yang tepat.
“A Tatang saya sudah bisa bikin program Pengkonversi suhu sederhana seperti yang diajarkan di diktat kemaren yang A Tatang Kasih….. Makasih ya A, Oki sekarang jadi tahu bagaimana cara membuat sebuah Program.”
“Sama-sama ‘Ki, nanti A Tatang cariin ebooknya lagi bwt tambahan materi belajar Oki”.
Hem, Rencananya besok tuh anak mau saya gojlok tentang Linux, yang simple aja dulu…. Mungkin Zenwalk cocok bwt anak sekolah sperti dia, Instalasi yang simple, Multimedia dan codecnya sdh lengkap dan Developing Toolnya juga lumayan bwt Pelajar seperti dia. yah, buat pengenalannya nanti , sperti biasa dipancing dulu pake CD LIVE Knoppix dan Box Slackware saya, He… He…..” mudah-mudahan saja nanti dia bisa jadi calon Aktivis LINUX yang bisa mengkampanyekan penggunaan linux dengan lebih luas.

Here Born the Next Generation Of Slackware.

Maju Terus LINUX


Selamet sore semuanya, cape nich baru selesai mengerjakan tugas. biasa ada permintaan data, sedikit istimewa karena minta data 5 tahun terakhir …… duh….. jari-jariku kaku rasanya 3 hari lembur menyusun data laporan.
alhamdulillah semuanya sdh selesai.

sekarang tinggal istirahat sebentar sebelum kembali ke rutinitas kerja yg tertunda gara-gara permintaan data kemaren.

Yup, Hardworker sih katanyamah…… he…he….

oh ya, sedikit cerita.
setelah hampir satu bulan menggunakan Slackware dan mempromosikannya ke beberapa relasi, ternyata ada juga lho yang masih memandang sinis terhadap LINUX. mungkin karena kekurang tahuannya.

Banyak yang dengan arogan memepertanyakan;
Kenapa harus ganti OS?
Kenapa harus migrasi ke LINUX?
apa sih keistimewaan LINUX?
apakah LINUX memiliki kemampuan yang sama dengan Windows?

untungnya sedikit banyak saya bisa menjawab semua dan mempresentaikan kepada mereka (meskipun menggunakan CD LIVE Knoppix) bahwa Linux memiliki kemampuan yang sama bahkan lebih dari Windows.

tapi mungkin perjuangan kita masih panjang, karena masih banyak pengguna komputer kita masih “by the book” dan masih level “user”. mereka merupakan produk dari PC yg terinstall/preinstalled Windows. hanya beberapa persen saja yang mengerti sistem/mekanisme Operating System. Selebihnya hanya merupakan pengguna yang apabila ada kesalahan teknis kecil, udah kelabakan untuk memecahkannya.

Belum lagi arogansi individu yang dgn lantang berkata: “buat apa ganti OS, saya kan mampu membeli OS Windows Original?”, saya hanya menjawab ini hanya Pilihan, solusi bagi yang ingin kebebasan dalam menggunakan OS yang bersifat Opensource dan berbiaya murah.

kita merupakan korban dari teknologi yang berusaha untuk memonopoli satu bidang yang seharusnya dikembangkan bagi kemajuan umat manusia dan ilmu pengetahun secara bebas.

Bagi kita mungkin LINUX itu bisa diandaikan seperti mainan : anggaplah kalau Windows itu sebuah mainan mobil-mobilan remote kontrol yang built up, sedangkan LINUX adalah mobil-mobilan seperti TAMIYA yang untuk memainkannya kita harus merangkai dan menyusunnya. bahkan kita bisa memodifikasi sesuai selera kita.

Bagi penggemar Tamiya dan Gundam mungkin bisa merasakan nikmatnya merangkai mainan tersebut. Disitulah letak bedanya Opensorce dengan Closed Source, ada sisi kreatifitas yang bermain, jadi tidak hanya sebagai pengguna saja tetapi otomatis mengerti sistem secara langsung.

saya juaga masih belajar, tidak ada maksud untuk menggurui atau mengajari …. hanya mengajak untuk bersama-sama menuju Indonesia Go Open Source !!! itu saja.

Tetap semangat dan berjuang.
Salam Opensource.