Linux Mint 17 Qiana Review

LinuxMInt 17 Qiana | Sudah lama saya menggunakan OS Linuxmint, versi terakhir yang lama saya pergunakan adalah versi 14.  dua buah OS Linux yang sudah cukup familiar dan biasa saya pergunakan adalah Linuxmint dan Ubuntu, linuxmint sendiri merupakan distro yang dikembangkan dari Ubuntu sehingga untuk paket aplikasinya menggunakan paket ubuntu dengan format deb. Distro Linuxmint sangat cocok bagi anda yang baru migrasi dari windows atau yang ingin belajar menggunakan Linux dan juga bagi pengguna produktif yang tidak mau ribet dengan sisi administrasi system. Distro ini dirancang untuk memudahkan pengguna tanpa harus 100% mempelajari perintah-perintah linux untuk administrasi system. Jadi kesimpulannya bagi pengguna OS windows atau pengguna awal pasti akan mudah mempelajari dan menggunakan OS Linuxmint ini.

Selain sisi stabilitas, kemanan dan juga sisi harga yang bisa dibilang sangat murah (bahkan masuk kategori gratis), OS linux menawarkan keleluasaan bagi para penggunanya. Pengguna expert dan memiliki skill programming mungkin akan mengembangkan OS ini agar bisa lebih sesuai dengan kebutuhannya atau menambahkan fitur yang bisa berguna bagi orang lain. Meskipun banyak pro dan kontra terutama untuk urusan Aplikasi pengolah Grafis, Linux tetap berkembang dan hadir dengan menawarkan pembaharuan pada setiap kebutuhan penggunanya. Anda juga sebetulnya bisa memasang aplikasi proprietary untuk OS windows yang anda miliki dengan menggunakan aplikasi wine. sedangkan untuk aplikasi standar semisal aplikasi perkantoran, dukungannya sudah sangat luas dan banyak pilihan.  Penggemar videogames bisa menggunakan Steam untuk bisa memainkan bnayak pilihan games-games keren dan modern.

Saat ini saya memasang OS Linuxmint 17 code name Qiana versi matte agar lebih ringan dan lebih familiar pada sisi desktop environmentnya, matte ini gak terlalu jauh berbeda dengan Gnome 2. Versi yang saya pergunakan adalah versi 62 bit karena kebetulan laptop saya berarsitektur 64 bit sehingga saya ingin memaksimalkannya. dalam beberapa bulan penggunaan distro ini cukup stabil dan berjalan sesuai dengan kebutuhan sama seperti versi Linuxmint 14 yang sebelumnya saya pergunakan. Penggunaan aplikasi kebanyakan adalah aplikasi yang berhubungan dengan programming dan developing web. dan kebetulan juga membutuhkan aplikasi grafis jadi inkscape dan GIMP merupakan aplikasi wajib yang diinstall selain IDE Netbeans dan kawan-kawannya.

nah buat yang tertarik untuk mencoba menggunakan Distro ini silahkan download LInuxmint 17 di situs resminya. Disana juga nanti anda akan bisa mendapatkan manual yang berisikan tata cara instalasi. jangan lupa untuk membaca informasi tentang Badut Karawang pada artikel sebelumnya.

 

salam

Kang Tatang

Iklan

Ubuntu 11.04 – Natty Narwhal

Ubuntu 11.04 – Natty Narwhal

Cukup lama sejak rilis Ubuntu 11.04 Natty Narwhal, dan butuh sekitar 2 hari untuk mendownload file ISOnya.. kemudian butuh beberapa CD untuk menjadikannya LIVE CD, akhirnya satu buah CD selamat dan sukses membakar File ISO sehingga saya bisa mencoba si cantik Ubuntu 11.04 Natty Narwhal.

Ubuntu 11.04 Natty Narwhal
Ubuntu 11.04 Natty Narwhal

Secara Garis besar fitur yang ditawarkan tidak banyak berbeda, hanya perubahan pada sisi desktop manager yang tadinya menggunakan Gnome sekarang berubah menggunakan Unity dan Aplikasi Office menggunakan Libre Office. Untuk Aplikasi Pengolah Grafis secara default tidak lagi menyertakan GIMP atau InkScape, sehingga menjadi pilihan instalasi tambahan. Lanjutkan membaca “Ubuntu 11.04 – Natty Narwhal”

Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat

Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat

Lama gak update blog….

kangen juga 😀

baiklah sahabat semua, beberapa waktu yang lalu Ubuntu merilis versi terbaru mereka yaitu Ubuntu 10.10 Maverick meerkat. Bagi yang masih belum mengenal Ubuntu bisa mengunjungi situs resminya untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Versi terbaru ini bisa didownload melalui situs resminya Ubuntu.com ataupun mirror lokal yang banyak tersedia.

Dengan penuh perjuangan akhirnya saya berhasil mendownload ISO File dari situs resminya dengan menggunakan koneksi GPRS selama kurang lebih 28 Jam nonstop (dengan kecepatan maksimal cuma 0.05 MBps).

selanjutnya saya bakar  File ISO tersebut dan berikut ini beberapa penampakan Ubuntu 10.10 Maverick meerkat.

Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat
Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat

Lanjutkan membaca “Ubuntu 10.10 Maverick Meerkat”

7 alasan utama menggunakan Distro Ubuntu

CD Ubuntu dari Ship It
CD Ubuntu dari Ship It

Sahabat, bagi anda yang sudah menggunakan Linux sebagai Operating System di komputer anda, apa alasan utama anda menggunakan OS Linux tersebut? tentu tidak mungkin jika anda menggunakannya tanpa alasan yang jelas.

Bagi saya banyak yang menjadikan alasan untuk menggunakan OS Linux. Saat ini saya sedang menggunakan Distro Ubuntu 9.10 Karmic Koala sebagai OS Laptop saya. bagi sahabat yang masih menimbang-nimbang untuk bermigrasi menggunakan OS Linux, barangkali 7 alasan saya dalam menggunakan Distro Ubuntu bisa membantu memotivasi anda. Lanjutkan membaca “7 alasan utama menggunakan Distro Ubuntu”

Lucid Lynx Release Party

Lucid Lynx Release Party

Beberapa hari lagi Canonical akan merilis versi Ubuntu terbaru yaitu Ubuntu 10.04 Lucid Lynx, beberapa komunitas Opensource ditanah air sudah banyak yang bersiap-siap merayakan Rilis ini dengan mengadakan acara Release Party yang biasanya diisi dengan kegiatan pembagian CD Gratis serta Workshop Instalasi Distro Ubuntu.

Belum begitu banyak berita tentang perbedaan yang mencolok dari versi terbaru Ubuntu ini dibandingkan dengan versi sebelumnya yaitu Karmic Koala selain mungkin update aplikasi serta Long Term Servicenya Support [trims untuk Sahabat Fakhrul untuk revisinya :)]. Lanjutkan membaca “Lucid Lynx Release Party”

Sudah saatnya kita bermigrasi ke Open Source

Sudah hampir seminggu Kita menjalankan Ibadah Shaum Ramadhan, tetap semangat dan jaga Ibadah Shaum Kita supaya tamat.

Komputer di tempat saya bekerja sejak setahun lalu pada saat pertama kali dibeli sudah memiliki tingkah yang sedikit aneh. Pertama kali hal ini dirasakan yaitu ketika akan menambahkan sebuah aplikasi antivirus dari CD bonus sebuah majalah komputer, komputer memberikan pesan  error bahwa File Installer Corrupted, karena penasaran lalu saya coba install di komputer lain ternyata CD Installer tersebut tidak bermasalah dan Aplikasi bisa di install dengan baik. Lanjutkan membaca “Sudah saatnya kita bermigrasi ke Open Source”

ZEVENOS 2.0

Apa kabar sahabat semua? Kali ini saya ingin memperkenalkan kepada anda satu buah Distro Linux yang ringan tetapi memiliki Fitur yang modern dan handal, komputer lawas anda akan kembali berseri dengan kemampuan yang tidak kalah dengan komputer baru.

Distro ini adalah Distro ZevenOS 2.0 sebuah Distro turunan Ubuntu yang menggunakan Desktop manager Xfce yang dibuat oleh Leszek Lesner, sepintas distro ini mirip dengan distro PC/OS.
zevenos2 Lanjutkan membaca “ZEVENOS 2.0”