Analogi Generasi Linux


Be a good generation
Be a good generation

Pembaca, apa yang terlintas dalam benak anda ketika anda ingin makan? apakah anda akan :

  • pergi ke restoran mahal?
  • rumah makan nasi padang?
  • warteg,
  • atau memasak sendiri?

mungkin bagi anak muda apalagi anak kos pertanyaan ini kurang relevan dikarenakan kebanyakan dari mereka masih membeli makanan, disini kita bicara Idealisme. kita berandai-andai tanpa ada tendensi untuk mendiskreditkan salah satu pihak🙂

Oke kita lanjutkan, mari kita analisa jawaban anda.

  • jika pilihan pertama merupakan jawaban anda, maka ini menunjukan bahwa anda adalah tipe generasi instan yang memiliki cukup materi dan ingin serba mudah tanpa mau direpotkan kendala-kendala teknis.
  • Pilihan kedua menunjukan bahwa anda masih mirip dengan tipe pertama tapi cenderung lebih hemat dan memperhitungkan biaya yang harus dikeluarkan.
  • Pilihan ketiga menunjukan bahwa anda ingin serba mudah dan tidak mau repot dalam hal teknis tetapi anda tidak memiliki kemampuan dalam materi, generasi ini cenderung mengambil jalan pintas, misalnya menggunakan produk bajakan🙂
  • Nah, jika anda memilih pilihan keempat, maka anda adalah tipe idealis dan patut diacungi jempol, anda mau berkorban untuk mendapatkan hal yang anda inginkan agar sesuai dengan keinginan anda. generasi ini adalah generasi mandiri untuk mendapatkan makanan yang sehat, bergizi dan mengenyangkan maka tipe ini rela berkorban untuk membeli terlebih dahulu bahan-bahan makanan, bumbu dan kemudian memasaknya persis seperti pengguna Linux, untuk mendapatkan perangkat Lunak yang sesuai, mereka menyeleksi sendiri aplikasi-aplikasi yang dibutuhkanya.

memang restoran mahal menyediakan makanan yang enak dan higienis serta sehat, tetapi tidak semua orang mampu untuk membelinya. dan kita juga tidak akan mempertaruhkan kesehatan kita untuk membeli makanan dipinggir jalan yang belum tentu terjamin kehigienisannya, jadi lebih aman memasak sendiri, enak , kenyang , sehat serta bergizi.

Salam🙂

2 thoughts on “Analogi Generasi Linux

  1. mwillypermana 18 Januari 2009 / 08:06

    mungkin bagi anak muda apalagi anak kos pertanyaan ini kurang relevan

    Justru sebaliknya kang. Pertanyaan ini sangat relevan karena anak kos itu biasnya ndablek duit, kere (kecuali yang tinggal di apartemen Kuningan)

    Supaya bisa survive di akhir bulan, biasanya masak sendiri (cewek) atau nyetok mi instan (cowok)

    Eh, nggak nyambung dengan yang pengen kang Tatang sampaikan ya ?:mrgreen:

    • kangtatang 18 Januari 2009 / 11:03

      nyambung🙂
      justeru lebih menjelaskan arah analogi tersebut🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s