UBUNTU


Semalam saya coba install UBUNTU Muslim Edition di komputer Lama milik saya. Lumayan menyenangkan, proses instalasi berjalan lancar hanya terasa agak lama bagi komputer saya🙂. setelah selesai proses Instalasi, saya langsung setting configurasi ALSA (Sound) dan install driver VGA (Nvidia), kemudian saya coba configurasi COMPIZ tetapi tidak bisa berjalan dikarenakan Low memory Resource, ya sudah saya lanjutkan lagi acara ngopreknya, ternyata Ubuntu ME dengan Gnome Desktopnya bisa berjalan cukup gegas di Komputer P III milik saya (PIII 866 Mhz-256 Mb SDRAM-64 Mb VGA card-40 Gb HDD). Multimedianya pun oke berjalan lancar tanpa ada hambatan, DVD berjalan mulus di semua multi media player milik Ubuntu Muslim edition (Totem dan VLC)suara musik juga asyik didengar di Totem maupun Rhytm Box, codec multi media di Distro ini sudah terbilang lengkap. mungkin kekurangannya hanya aplikasi untuk pemrograman, Kita perlu install aplikasi tambahan lewat repository Disc untuk menambahnya. Pendek kata Distro ini cukup bagus, bisa mengenali Soundcard jadul milik saya dan mampu menampikan multimedia yang bagus tanpa ada hambatan. dibandingkan Varian lainnya (Saya coba Blankon, Ubuntu 8.04 dan IGOS) dari Distro-distro tersebut IGOS tidak bisa mengenali Souncard ESS1868 Pci Isa milik saya (meskipun sudah dilakukan Modprobe snd-), sedangkan yang lainnya tidak mampu memutar media DVD (Harus Install Codec multimedia seperti gstreamer dll) sehingga bagi yang tidak memiliki koneksi Internet atau DVD Repo akan kesulitan untuk menikmati multimedia di desktop GNOME milik Ubuntu. beruntung ada Ubuntu Muslim Edition yang dalam DVD Installernya sudah dilengkapi codec multimedia, sehingga setelah selesai Instalasi Kita bisa langsung menikmati DVD, Musik dan lain sebagainya.
Rencananya, nanti malam sepulang kerja mo Ngoprek lagi Ubuntu …… Mo tahu apa aja kelebihannya dibandingkan Slackware.
satu catatan, bagi pengguna awam dan baru mengenal Linux mungkin Ubuntu adalah salah satu Distro yang memiliki kemudahan dan memiliki kemiripan dengan Windows sehingga akan mudah untuk dipelajari dan dipergunakan. tetapi jika anda ingin belajar lebih banyak tentang Linux, Slackware jawabannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s