Apa kabar sahabat semua? selamat tahun baru 2012 – tidak terasa sudah lebih dari dua tahun saya mengenal Linux dan telah banyak suka duka dalam menggunakannya sampai akhirnya bertahan dengan menggunakan Distro Ubuntu.
Cukup lama juga, hampir sepanjang tahun 2011 saya sudah jarang posting tentang Review Distro Linux, karena pada dasarnya semuanya sama saja. Perbedaan mendasar mungkin didasarkan pada rentang rilis distro, paket manajer dan desktop menager serta update software.
Baiklah kembali kepada topik, kali ini saya akan berbagi pengetahuan tentang membuat aplikasi web menggunakan Panada PHP framework yang merupakan hasil karya anak negeri yaitu Iskandar Soesman (kandar.info). untuk pengetahuan dasar PHP, sahabat bisa mengunjungi web w3shools.com atau download ebook Php Mysql versi Indo di achmatim.net. dan untuk Panada PHP Framework, sahabat bisa download di panadaframework.com.
persiapan perlengkapan yang dibutuhkan :
- Panada framework
- Netbeans IDE atau editor seperti gedit, geany, notepad++ (windows), komodo editor (windows), codelobster php edition.
- Local webserver, untuk windows bisa menggunakan WAMP, XAMPP, APPserv, easyPHP dll.
oke, saya asumsikan sahabat sudah faham menggunakan semua perlengkapan diatas, silahkan install panada framework di localhost anda, berikan nama foldernya sesuai keinginan anda – saya akan memberikan nama belajar_panada untuk tutorial ini, untuk pemahaman dasar silahkan baca dokumentasi yang disertakan dalam folder instalasi Panada.
setelah berhasil melakukan instalasi saatnya buka Netbeans IDE, kemudian buat project baru dengan pilihan PHP Application with existing sources. Kemudian pilih folder instalasi panada yang kita buat sebelumnya.
langkah selanjutnya adalah membka file config pada folder apps – dan merubah setting base url menjadi seperti dibawah ini :
$CONFIG['base_url'] = 'http://' .$_SERVER['HTTP_HOST'].'/<strong>belajar_panada</strong>/'; /* Change this with your application domain and/or path. */ $CONFIG['index_file'] = ''; /* Remove this index.php if you wish an url without "index.php" */
kemudian rename file file.htacces dengan menggunakan netbeans menjadi .htaccess. selanjutnya folder controller dan open file home.php rubah isinya menjadi seperti ini :
<?php
defined('THISPATH') or die('Can\'t access directly!');
class Controller_home extends Panada {
public function __construct() {
parent::__construct();
$this->request = new Library_request();
}
public function index() {
//cek jika ada submit form jalankan pengecekan variabel input,
//jika tidak ada alihkan ke tampil form
if (isset($_POST['submit'])) {
//deklarasi variable namanya berdasarkan input user pada form
$namanya = $this->request->post('nama');
//filter nama utk menghilangkan spasi pada awal dan akhir input,
//dan menjadikannya lower case
$filter_nama = trim(strtolower($namanya));
//jika input nama kosong, tampilkan pesan error 1
if (empty($filter_nama)) {
$error[1] = "Nama tidak boleh Kosong";
} elseif (strlen($filter_nama) <= 3) {
//jika input nama kurang dari 3 tampilkan pesan error 2
$error[2] = "Nama Kurang Lengkap !";
}
$teleponnya = $this->request->post('telepon');
$filter_telepon = trim($teleponnya);
//cek input dan sesuaikan pesan errornya
if (empty($filter_telepon)) {
$error[3] = "Nomor Telepon tidak boleh Kosong";
} elseif (!is_numeric($filter_telepon)) {
$error[4] = "Nomor Telepon Tidak Valid !";
} elseif (strlen($filter_telepon) <= 3) {
$error[5] = "Nomor Telepon Kurang Lengkap !";
}
//jika tidak ada error tampilkan hasil
if (!isset($error)) {
$data['judulna'] = "Testing Form";
$data['heading'] = "Pendaftaran Berhasil";
$data['nama'] = $filter_nama;
$data['telepon'] = $filter_telepon;
$this->view_hasil($data);
} else {
//jika terdapat error tampilkan pesan error
$data['judulna'] = "Testing Form";
$data['action'] = $this->base_url;
$data['heading'] = "Testing Form";
$data['nama'] = $filter_nama;
$data['telepon'] = $filter_telepon;
$data['pesanerror'] = $error;
$this->view_form($data);
}
} else {
//jika tidak ada submit tampilkan form awal
$data['judulna'] = "Testing Form";
$data['action'] = $this->base_url;
$data['heading'] = "Testing Form";
$this->view_form($data);
}
}
}
selanjutnya buka folder view dan buat daua buah file – yang pertama, form.php dengan isi sebagai berikut :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
<title><?php echo $judulna; ?></title>
</head>
<body>
<?php
echo "<h1>$heading</h1>";
if(isset($pesanerror)){
echo "<p align=\"center\"><blink><font color='red' size='6px'>Pendaftaran Gagal</font></blink></p>";
}
?>
<fieldset>
<form method="post" action="<?php echo $action; ?>">
<label>Nama</label><br/>
<input type="text" name="nama" value="<?php if(isset($nama)){echo $nama; }?>"/>
<?php
if(isset($pesanerror[1])){
echo "<br><i><font color='red'>".$pesanerror[1]."</font></i>";
}elseif(isset($pesanerror[2])){
echo "<br><i><font color='red'>".$pesanerror[2]."</font></i>";
}
?>
<br/>
<label>Nomor Telepon</label><br/>
<input type="text" name="telepon" value="<?php if(isset($telepon)){echo $telepon; }?>" />
<?php
if(isset($pesanerror[3])){
echo "<br><i><font color='red'>".$pesanerror[3]."</font></i>";
}elseif(isset($pesanerror[4])){
echo "<br><i><font color='red'>".$pesanerror[4]."</font></i>";
}elseif(isset($pesanerror[5])){
echo "<br><i><font color='red'>".$pesanerror[5]."</font></i>";
}
?>
<br/>
<input type="submit" name="submit" value="kirim" />
</form>
</fieldset>
</body>
</html>
kemudian file hasil.php untuk menampilkan hasil input data :
<!DOCTYPE html>
<html>
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8">
<title><?php echo $judulna; ?></title>
</head>
<body>
<fieldset>
<legend>Hasilnya</legend>
<?php
echo "<h1>$heading</h1>";
echo "<h2>Berikut ini adalah hasilnya :</h2>";
echo "Nama Anda adalah : <b>" . ucfirst($nama) . "</b><br/>";
echo "Nomor Telepon Anda adalah : <b>" . $telepon."</b>";
?>
</fieldset>
<br/>
<a href="<?php echo $this->base_url; ?>"><button>KEMBALI</button></a>
</body>
</html>
jika kode yang anda buat benar maka ketika anda membuka alamat project anda di browser maka akan tampil :
kemudian coba test dengan memasukan input yang tidak sesuai :
Dan jika input data sesuai maka akan ditampilkan view yang sesuai.
Selamat anda telah berhasil membuat dasar dari sebuah aplikasi, untuk tutorial mendatang akan saya perkenlakan kepada konsep CRUD (Create, Read, Update dan Delete) serta koneksi ke database menggunakan MySql.
Panada Framework memiliki kemiripan dengan Framework Codeigniter serta memiliki fleksibilitas yang baik, sehingga bagi programmer prosedural tidak akan terlalu kesulitan dalam menggunakannya karena tidak ada batasan dalam penamaan MVC atau penamaan Databasenya. Kelak jika sudah menguasai dengan baik maka ada baiknya ditingkatkan dengan mempelajari Framework PHP untuk membangun Aplikasi kelas Enterprise seperti CakePHP, Zend Framework dan atau YII Framework.
Selamat berlatih.





















Jan 22, 2012 @ 06:12:14
Info ttg aplikasi web-nya bermanfaat sekali kang untuk pembelajaran. Selamat tahun baru kang, semoga sukses selalu di 2012.
Jan 22, 2012 @ 18:13:48
Amien, Selamat Tahun baru & sukses juga untuk Pak Noer
Jan 31, 2012 @ 05:21:56
awalnya saya mesti belajar apa dulu nih kang
saya pengen banget belajar pemograman … jadi playboy distro sudah melelahkan
melehakan benwitnya! hahaha … jadi ebook apa yang harus saya miliki dulu?
Jan 31, 2012 @ 08:29:16
Awalnya belajar PHP dulu bisa di http://www.w3schools.com atau di achmatim.net (download ebooknya)
terus kalau sudah menguasai dasar2nya dan bisa membuat sebuah aplikasi sederhana (buku tamu, data karyawan atau blog) baru beranjak menggunakan PHP framework – gunakan saja panadaframework.com utk belajar.
Feb 01, 2012 @ 05:19:20
oke terimakasih